28/07/2014
Kadang aku merasa jijik dengan
diriku sendiri, karena dosa yang terlampau banyak kulakukan di hari yang lalu,
bahkan di hari ini pun Aku masih
melakukan dosa-dosa itu. Ya Allah sesungguhnya Aku tahu engkaulah yang Maha
Pengampun , seluas jagat raya ampunanmu untuk mereka yang mau bertaubat dan
kembali pada jalanMu yang lurus, dan engkau pula yang Maha mengetahui segala
perkara, termasuk apa yang nampak dan tidak pada diriku, selama ini Aku
berusaha untuk selalu kembali padaMu, kembali pada jalan lurusMu, tapi
kadangkala Aku merasa Aku selalu gagal dan malah terperosok jauh lebih dalam
dan kembali melakukan dosa-dosa itu lagi dan lagi seperti tak akan pernah mampu
Aku untuk mengakhirinya. Selama beberapa tahun ini Aku merasa engkau selalu
mengujiku dengan ujian yang sama karena sungguh Aku sadar bahwa Aku selalu
gagal melewati ujianMu yang satu ini.
Ya Allah, begitu sulit bagiku
melewati ini. Maafkan karena Aku mencoba untuk mengeluh dan hampir berputus asa
dari rahmatMu, Astaghfirullahaladzim.
Aku masih rajin melakukan dosa yang
masih terasa sangat manis bagi pendosa ulung sepertiku. Bukan Aku tak mau
berhenti melakukannya, hanya saja Aku merasa sulit bahkan teramat sangat sulit
untuk mengakhirinya. Sungguh Aku tahu dan ingat betul salah satu firman dalam
kitabMu “tidaklah seorang hamba mengaku beriman kecuali ia akan diuji”
Alhamdulilah kalimat ini yang Aku jadikan pelecut agar niatku untuk benar-benar
bertaubat dan memiliki keimanan yang hakiki terwujud.
Disisi yang lain pula,Aku kadang
merasa iman ku sudah bertambah, wallahu’alam keyakinanku pada agama ini tumbuh
begitu subur seiring pertambahan usia dan kedewasaan berfikirku, Alhamdulilah.
Kini Aku bisa menangis saat mengadu
padaMu dalam keheningan yang disaksikan hamparan sejadah dan AlQuran yang
sukses menanamkan rindu didalam hatiku agar Aku tak pernah melewatkannya untuk mengkaji ayat-ayatMu yang penuh hikmah.
Aku pun mulai benar-benar merasakan cinta pada RasulMu yang mulia Nabi besar
Rahmat bagi seluruh alam dialah Muhammad SAW yang padanya Aku mulai menambatkan
rindu, yang pada sosoknya Aku temukan pengejawantahan AlQuran yang begitu nyata
dan jelas agar umat yang begitu dicintainya ini tak tersesat, yang pada
akhlaknya kutemukan kemuliaan sejati seorang muslim, dan dari sosok ini pula aku
mengerti betapa lahir dalam keluarga yang menganut islam sebagai jalan
hidup adalah suatu kehormatan,kebanggaan
sekaligus nikmat yang tak terkira bahkan tak bisa terbayar oleh apapun juga.
Ya Allah … penyesalan yang muncul
akibat kesadaranku yang kurasa terlambat adalah disaat Aku tersadar bahwa Aku
lahir dalam keluarga yang menganut Islam namun baru beberapa waktu ini
kutemukan sesuatu dalam islam yang tidak bisa kulukiskan hanya dengan rangkaian
kata, ini lebih dari sekedar rasa yang mendamaikan hati setiap pemiliknya,
mungkin inilah yang orang sebut sebagai keimanan. Ya Allah kali ini Aku tahu
apa yang harus selalu Aku minta dalam do’aku padaMu yaitu janganlah engkau hapuskan nikmat iman yang baru saja bersemi
dalam hatiku ini, tumbuh suburkanlah sampai ia berbunga dan berbuah manis dalam
kehidupan dunia dan akhiratku kelak, jadikanlah Aku seorang muslimah dengan
keimanan yang selalu bertambah dan rindu yang selalu membuncah dikala aku
mengingatMu. Kuatkanlah tekadku untuk berhenti menjadi manusia jahiliyah. Ridhoilah
dan berkahilah hidupku yang hanya
sementara di dunia yang fana ini dengan sifat Rahman dan RahiimMu. Aamiin
Allahuma Aamiin.
No comments:
Post a Comment
jadilah yang pertama memberi komentar :)