Ketika tabir malam terbuka, pagi datang membayang... mengajakku untuk memungut setiap makna kehidupan sepanjang siang yang kulalui dan ditutup senja merah di lapangan berdebu, Aku bersyukur untuk nafas yang masih bisa kuhirup, untuk kaki yang setiap hari kubawa melangkah, untuk tangan yang kupakai menulis, untuk lidah yang masih bisa mengecap rasa, dan berbicara, untuk telinga yang ingin selalu aku dengarkan hal-hal yang baik, untuk mata yang tak kehilangan fungsinya, untuk wajah yang selalu mengingatkanku pada dua malaikat tanpa sayap pendampingku didunia ini, untuk orang-orang baik yang melingkari hidupku, untuk hidup dan suka duka didalamnya. Terimakasih Ya Allah.
Friday, 3 April 2015
Karena Manusia harus Memiliki Mimpi dan Rasa Syukur
Labels:
cinta,
harapan,
impian,
mimpi,
rasa syukur
Thursday, 2 April 2015
:p
"Sampai detik ini perasaaanku untuknya belum terdefinisikan, seharusnya mereka membuat satu kata melebihi kata cinta...
Banyak hal yang ingin kuungkapkan padanya, tapi semua hilang ketika aku berada didekatnya, cukup berada didekatnya... rasanya semua yang ingin kuungkapkan tak perlu lagi kuucap... :)
kamu... tak terdefinisikan."
Subscribe to:
Posts (Atom)
